Kemampuan Google untuk memandu kita menemukan tempat-tempat di dalam maupun luar negeri mungkin sudah tidak perlu kita ragukan lagi. Kemampuan Google Earth dalam tracing dan menemukan tempat-tempat di berbagai belahan penjuru dunia telah banyak dinikmati orang. Mulai dari sajian panorama indah pegunungan Austria hingga menjulangnya gedung-gedung pencakar langit di Manhattan dapat kita lihat dari Google Earth ini. Bahkan Google Earth ini juga bersedia untuk ‘mengantar’ Anda ke alamat yang Anda cari.
Dengan segala macam perkembangan teknologi dan tersedianya satelit untuk berbagai macam kebutuhan data, sebenarnya kehadiran layanan Google Earth atau Google Maps ini tidak begitu mengejutkan. Namun bagaimana jika kemudian yang dapat kita lihat dan nikmati bukan hanya apa yang ada di bumi, tapi juga apa yang ada di bulan ataupun planet lainnya? Yup, Google telah merambah antariksa. Bukan hanya ke bulan tapi juga ke planet ‘tetangga’, Mars.
Pada www.google.com/mars/, Google menyediakan peta planet Mars berdasarkan format ketinggian (elevation), peta infrared maupun peta dalam kondisi sebenarnya (visible). Peta planet Mars ini juga dilengkapi beberapa link dan penanda peta yang jika di-click akan memunculkan balon informasi singkat mengenai tempat yang dimaksud.
Sedangkan untuk ‘pergi’ ke Bulan, kita dapat membuka www.google.com/moon/. Di sini kita dapat melakukan navigasi lengkap terhadap Bulan seperti halnya yang dapat kita lakukan pada Google Maps. Kita dapat melakukan penelusuran maupun perbesaran gambar terhadap tempat-tempat yang kita inginkan. Di sini kita juga dapat melakukan investigasi di tempat pendaratan Misi Apollo, mulai dari Misi Apollo 11, 12, 14, 15, 16 dan 17. Foto yang terbuka tersebut akan disertai dengan informasi seputar misi yang bersangkutan.
Jadi setelah berhasil ke antariksa, mau ke mana lagi Google nantinya? Jawabannya tinggal kita tunggu hasil dari penelitian Google Labs berikutnya.