
Transporter 3
Setelah lama mupeng ngeliat trailler Transporter 3, akhirnya kesampaian juga nonton film laga ini. Sabtu kemaren pas lagi enak-enak tidur siang, Onik interupsi ngajakin nonton bareng2 Ko’ Marcel & Hendra. Yaa jelas mau dunk, orang udah nungguin lama.
Jadilah kita berempat nonton itu film, kebagian jatah yang 21.30 n seperti biasa … telaat
hua2 haha …. gara2 tasnya Onik ketinggalan di gereja, so Ko’ Marcel harus jadi Transporter 2,5 dulu buat kejar waktu balik gereja lagi ngambil tas
Kembali ke topik semula, Transporter 3 … kita masuk udah telaat, pas adegan ’duaarrr!!’ ledakan gitu intinya …. Transporter 3, seperti biasa Frank Martin dan mobil canggihnya masih berprofesi sama. Kata Onik, ini film tentang TIKI JNE gituu … hehehe
Kalo cuman nyuguhin cerita action balapan ngantar barang, kelahi sambil mengungkap kasus, pastinya gak akan bikin perbedaan dengan 2 seri Transporter sebelumnya. So, apa yang berubah dari seri Transporter ini? Frank Martin tetap diperankan Jason Statham yang diberi karakter dingin namun tetep aja memukau dengan action laganya. Yang berbeda adalah munculnya karakter cewek dalam Transporter 3 ini. Valentina, diperankan oleh Natalya Rudakova, adalah anak seorang menteri Ukraina yang sedang diminta persetujuannya untuk import limbah dalam kapasitas suangaat besar (sekitar 8 kapal). Pak menteri ini sebenernya nggak setuju, but dipaksa dengan jalan anaknya diculik.
Nah si Valentina inilah yang harus di-transporter sama Frank Martin, alias dialah barang bawaannya dari Marseilles ke Odessa. Cerita selanjutnya hampir mirip film … lupaa (apa yah judulnya? yang ada anak gadis pengusaha Jepang diculik trus malah jatuh cinta sama penculiknya) Emang nggak segitu miripnya, intinya setelah Frank Martin tau kalo barang bawaannya tuh ini cewek, maka singkat kata sikapnya trus berubah seperti pada umumnya laki-laki normal
Trus kenapa aku bilang Transporter 3 kali ini ’breakin the rules’? Yaa karena Si Frank Martin membuat perkecualian-perkecualian dalam tugasnya kali ini. Perkecualian pertama, dia biasa kerja sendiri (nobody in his side). Kali ini ada Valentina, sebenernya dia nggak mau (waktu itu belum tau kalo barang bawaannya tuh cewek ini, dia pikir tas yang dimasukkan di bagasi). Tapi daripada cewek ini ditembak mati sama si penjahat, yaa jadinya dia bikin perkecualian. Perkecualian kedua di Transporter 3 ini, Frank Martin menanyakan nama & malah ngajakin kenalan. Belum lagi keterlibatan secara pribadi antara kerjaan dan masalah hati (namanya juga manusia … ). Trus buat Anda kaum feminis, bersiaplah dongkol, karena tokoh Valentina ini terlihat lebih mirip cewek nakal daripada anak pejabat yang berkelas, begitu juga kelakuannya. Jadi buat para feminis yang selama ini puas dengan action smart girl-nya Angelina Jolie ato pun Jenifer Lopez … yaa patah hati aja deh, liat yang satu ini
Yaa, gitulah intinya Transporter 3, it’s breakin the rules …
Desember 25, 2008 pukul 2:35 pm
kayaknya filmnya agak aneh ya.. he he wah aku belum sempat nonton tapi pasti akan aku tonton.. he he
Desember 25, 2008 pukul 5:08 pm
emang filmnya agak aneh, karena profesinya Frank Martin emang jg agak aneh .. jadi kurir tapi pake audi … ck..ck..ck.. mungkin omzetnya audi naek gara2 film ini
(… otak marketing)