Setelah sekian lama berkutat dengan berbagai masalah hidup dan kerjaan (berlebihan banget yah), akhirnya datang juga waktu untuk bisa menyepi sejenak, mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Mengambil waktu di akhir cuti, hari Minggu kemarin memang sengaja aku khususkan untuk ke Lembah Karmel, Cikanyere.
Berangkat pagi hari, sekitar pukul enam pagi, memang sengaja kita maksudkan untuk menghindari macetnya Puncak di akhir pekan. Selain itu dengan berangkat pagi, kita juga berharap dapat mengikuti prosesi Minggu Palma di Lembah Karmel ini.
Lembah Karmel sendiri merupakan sebuah tempat wisata rohani sekaligus rumah biara dari para biarawan Carmelitan. Biara ini sendiri didirikan oleh Romo Yohanes Indrakusuma, yang telah mendalami dan mengembangkan meditasi sebagai salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan menolong sesama.
Yang lebih mengagumkan lagi adalah pada waktu mulai memasuki area Lembah Karmel ini, kita akan segera menjumpai hamparan berhektar-hektar taman hijau berbukit dengan beberapa buah bangunan pokok yang dipergunakan untuk berbagai keperluan, seperti wisma-wisma untuk retreat, tempat makan, toko buku, hingga tempat untuk berjualan berbagai macam hasil kebun dan olahannya. Untuk misa dan berbagai perayaan lainnya biasa diselelenggarakan di Gedung St. Theresia yang merupakan bangunan utama atau gereja yang didirikan di bagian perbukitan paling atas lembah ini. Hehe … masuk gedung St. Theresia ini udah kayak masuk di stadion aja … gedhe banget, desainnya emang dibuat kayak theater gitu dengan altar di bagian depannya …
Pulang dari Lembah Karmel sudah menjelang sore. Untuk menghindari macetnya arus balik Puncak di akhir pekan gini, akhirnya kita memilih jalan alternatif yang sebenernya juga nggak ada satu pun dari kita yang tau ataupun pernah melewatinya. Jalan alternatif yang ditunjukkan oleh pedagang buah pinggir jalan ini justru ngasih kita pengalaman offroad puluhan kilometer jauhnya karena memutar bukit. Bayangin aja kalo jalan tuh blom diaspal, bahkan blom diapa2in … tanahnya merah, berlumpur … hiiyy sempet takut juga tuh, takut ban kita selip atau gimana gitu, coz bukan mobil buat offroad neh … Tapi malah gara-gara jalan alternatif ini kita dapet view pemandangan Puncak yang keren banget …
Hmm, liburan yang kayak gini neh yang keren … harus dicoba lagi kapan2 …