Google sebagai leader dalam bidang pencarian data di Internet, sekarang meluncurkan layanan terbarunya, Google Book Search. Melalui Google Book Search, sang raksasa mesin pencarian ini mencoba melakukan digitalisasi dan indexing pada majalah dan buku-buku.
Berkaitan dengan proses pengumpulan data untuk Google Book Search ini, Google telah melakukan perjanjian kerjasama dengan sejumlah penerbit buku dan majalah. Hingga kini Google masih menjalankan proses scanning dan indexing terhadap ratusan ribu buku dan majalah. Adapun penerbit majalah yang telah menyepakati untuk bekerjasama dengan Google Book Search ini antara lain adalah Men’s Health, New York Magazine, Ebony, Popular Mechanics, Popular Science, dan masih banyak lagi. Umumnya penerbit-penerbit ini menyediakan majalah edisi lamanya untuk dimasukkan dalam Google Book Search. Contohnya penerbit Majalah Popular Science yang menyediakan content majalahnya dari Mei 1872 hingga Mei 2008 untuk dimasukkan Google Book Search.
Google Book Search ini mengelompokkan content majalah dalam setiap dekade (10 tahun).
Kekurangan dari membaca majalah melalui Google Book Search ini hanyalah karena edisi yang ditampilkan bukanlah edisi terbaru. Namun tetap saja bermanfaat jika hanya untuk sekedar memperluas pengetahuan
Menurut rencana, nantinya hasil pencarian dari Google Book Search ini juga akan ditampilkan pada hasil pencarian Search Engine Google reguler.

Hari ini, hehe … di tengah rutinitas kayak biasanya, aku nyoba Google Translate (lagii ..) Emang aku udah tau layanan ini cukup lama. Waktu itu aku pernah coba buat bikin beberapa surat resmi … lumayan mujarab, bikin aku berpikir ulang mo test TOEFL